Kesenian Badutan
dan Tayuban merupakan kesenian masyarakat pedesaan di daerah Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi
Jawa Timur bagian pedalaman. Kesenian ini populer dari jaman sebelum masa kemerdekaan Republik Indonesia sampai
dengan masa pemerintahan Orde Baru berkuasa.
Kesenian Badutan dan Tayuban biasanya dipentaskan
masyarakat pada saat ada hajatan pernikahan, sunatan, karena membayar nadar
atau dalam acara-acara perayaan lainnya.